Penyakit Gagal Jantung

Penyakit gagal jantung pada tahun 2002 WHO memperkirakan jumlah seluruh penderita penyakit ini di dunia sebanyak 22 juta pasien dengan kejadian gagal jantung baru sebanyak 500.000 per tahun. Di Eropa tiap tahun terjadi 1.3 kasus per 1000 penduduk yang berusia 25 tahun dan meningkat menjadi 11.6 kasus pada usia > 85 tahun. Di Amerika Serikat angka kejadian gagal jantung 3-20 per 1000 penduduk, bahkan pada usia > 56 tahun dapat mencapai 100 per 1000 penduduk dengan angka kematian 53.000 pasien di tahun 2001. Di Australia tiap tahun terdapat 30.000 kasus baru gagal jantung dengan angka kematian 2%. Gagal jantung merupakan alasan utama pasien dirawat di rumah sakit serta merupakan faktor utama morbiditas dan mortalitas.

Penderita gagal jantung yang disebabkan oleh bendungan sering kali datang ke pusat kesehatan dengan keadaan yang sudah berat. Penyebab lainnya dari penyakit gagal jantung adalah gangguan primer otot jantung itu sendiri atau beban jantung yang berlebihan. Secara garis besar, faktor yang memungkinkan anda terkena gagal jantung karena anda memiliki penyakit hipertensi, hiperkolesterolemia (kadar kolesterol yang tinggi), perokok, diabetes, obesitas, dan salah satu dari keluargqa anda yang memiliki riwayat penyakit gagal jantung serta pola hidup anda yang tidak teratur.Oleh karena itu diagnostik yang cepat dan akurat harus ditegakkan untuk mendapatkan pengobatan yang adekuat. Namun, diagnostik dini gagal jantung karena bendungan pada stadium awal sering kali sulit di diagnosis.

New York heart Association (NYHA) membuat klasifikasi gagal jantung menjadi 4 kelas berdasarkan kapasitas fungsional :

– NYHA I adalah gagal jantung asimptomatik tanpa batasan aktifitas fisik.

– NYHA II adalah gagal jantung simptomatik dengan gejala ringan, keterbatasan aktifitas fisik ringan dan menghilang jika beristirahat.

–  NYHA III pasien dengan keterbatasan aktifitas fisik nyata. Namun aktifitas fisik ringan dapat menyebabkan kelelahan, berdebar-debar, sesak atau nyeri dada.

–  NYHA IV pasien dengan ketidakmampuan dalam beraktifitas fisik dan bila aktifitas fisik dilakukan maka gejala yang timbul akan memperberat keluhan.

Diagnosis penyakit gagal jantung ditentukan berdasarkan gejala klinik, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang lain seperti EKG dan laboratorium. Salah satu parameter Laboratorium yang sensitif dan spesifik untuk gagal jantung adalah brain natriuretic peptide (BNP). BNP adalah hormon yang dihasilkan dari pemecahan pro-BNP yang dihasilkan terutama karena peningkatan tekanan pengisisan dan rangsangan oleh regangan dinding bilik jantung. Selain BNP, pada pemecahan pro BNP juga dihasilkan amino terminal yang disebut pro-BNP (NT pro-BNP) dan merupakan fragmen yang tidak aktif. NT pro BNP dihasilkan dalam jumlah yang sama banyak dengan BNP, sehingga dapat digunakan sebagai petanda disfungsi jantung.

Pemeriksaan NT pro BNP lebih unggul dibandingkan BNO karena kadar NT pro BNP dalam aliran darah lebih tinggi dan stabil yang disebabkan karena NT pro BNP mempunyai half life yang lebih lama yaitu 60-120 menit dibandingkan BNP yaitu 15-20 menit. selain itu NT pro-BNP lebih sedikit dirusak bila di dalam tubuh maupun di luar tubuh dan mempunyai molekul dengan ukuran besar dibandingkan BNP.

Walaupun pemeriksaan BNP dan NT pro-BNP cukup sensitif dan spesifik unutk kelainan jantung, tetapi hasil pemeriksaan tersebut dapat dipengaruhi oleh kelainan di luar jantung seperti gagal ginjal, sirosis hati, hipertiroid, penyakit paru obstruktif kronis dan pengaruh obat seperti neurohormon sintetik BNP (nesiritide).

Pemeriksaan NT pro-BNP dapat dilakukan dengan berbagai metoda seperti radioimmunoassay (RIA), immunofluorescent assay (IFA) dan enzyme immunoassay (EIA). Berdasarkan informasi tersebut diatas, maka pada penilaian hasil NT pro-BNP perlu diketahui ada tidaknya kelainan fungsi organ serpti ginjal, hati, tiroid dan paru.

 

Tanda dan gejala penyakit gagal jantung yang dapat anda lihat dan anda rasakan antara lain:

1. Penyakit gagal jantung sebelah kakan yang mengakibatkan pengumpulan darah yang mengalir kebagian jantung sebelah kanan yang menyebabkan adanya pembengkakan pada kaki, pergelangan kaki, tungkai, perut, dan hati (hepatomegaly). Serta muncul gajala lainnya seperti mual dan muntah, keletihan atau kecapean, detak jantung yang cepat serta sering buang air kecil.

2. Penyakit gagal jantung sebelah kiri yang mengakibatkan pengumpulan darah yang mengalir kebagian jantung sebelah kiri yang mengakibatkan sesak nafas yang hebat. Pada awalnya sesak nafas yang dirasakan hanya pada saan anda sedang menjalankan aktivitas. Namun seirik memburuknya keadaan rasa sesak nafas ini akan muncul bahkan saat anda tidak melakukan aktivitas apapun. Gejala lainnya yang muncul seperti Cepat letih, Mudah gelisah atau cemas, detak jantung cepat, dan batuk-batuk yang disertai dengan irama detak jantung yang tidak beraturan.

Saat anda merasakan tanda atau gejala yang muncul karena adanya penyakit gagal jantung sebaiknya anda segera melakukan pemeriksaan ke dokter. Seiring konsultasi yang anda lakukan dokter akan memberikan obat yang sudah diresepkan untuk penderita gagal jantung terkantung kondisi penyakit yang sedang anda derita. Beberapa contoh obat yang sudah diresepkan seperti obat antigumpal, bahan penghalang Beta-Adrenergic, Obat diuretika, obat vasolidator, dan obat penghambat Enzim Pengonversi Abgiotensin (ACE) dengan fungsi dan kegunaannya masing-masing.

Selain menggunakan obat-obatan yang sudah direseokan oleh dokter, penyakit gagal jantung juga dapat disembuhkan dengan bedah katup jantung yang dilakukan untuk melihat katup jantung tersebut dapat diperbaiki atau harus diganti.

Posted in Penyakit Gagal Jantung | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Gagal Jantung

Gagal jantung adalah ketidakmampuan memertahankan curah jantung yang cukup untuk kebutuhan tubuh, sehingga timbul akibat klinis dan patofisiologis yang khas. Penyakit ini terjadi 1-2% pada orang berusia  kurang  lebih diatas 65 tahun dan 10% pada usia kurang lebih 75 tahun. Prognosisnya buruk dan kurang lebih 50% meninggal dunia dalam waktu 3 tahun.  Gagal jantung merupakan sindrom walaupun penyebabnya berbeda-beda , namun bila terjadi memiliki gejala, tanda dan patofisiologi yang sama. Curah jantung yang tiak adekuat menstimulasi mekanisme kompensasi yang mirip dengan respons terhadap hipovolemia. Walaupun awalnya bermanfaat, pada akhirnya mekanisme ini menjadi maladaptive.

Beberapa definisi penyakit gagal jantung ditujukan pada kelainan primer dan sindrom tersebut yaitu keadaan ketika jantung tidak mampu mempertahankan sirkulasi yang cukup bagi kebutuhan tubuh meskipun tekanan pengisian vena dalam keadaan normal. Namun beberapa definisi lain menyatakan bahwa  gagal jantung bukanlah suatu penyakit yang terbatas pada satu system organ melainkan suatu sindrom klinis akibat kelainan jantung. Keadaan ini ditandai dengan suatu bentuk rspons hemodinamika, renal, neural, dan hormonal yang nyata. Di samping itu, gagal pada jantung merupakan suatu keadaan patologis dimana kelainan fungsi jantung menyebabkan kegagalan jantung memompa darah untuk memenuhi kebutuhan jaringan, atau hanya dapat memenuhi kebutuhan jaringan dengan meningkatkan tekanan pengisian.

Saat ini dikenal istilah, gagal jantung kiri, kanan, dan kombinasi atau kongestif. Pada gagal jantung kiri terdapat bendungan paru, hipotensi, dan vasokonstriksi perifer yang mengakibatkan penurunan perfusi jaringan. Jantung kanan ditandai dengan adanya edema perifer, asites, dan peningkatan tekanan vena jugularis. Gagal jantung kongestif adalah gabungan kedua gambaran tersebut. Namun demikian, definisi tersebut tidak terlalu bermanfaat karena baik kelainan fungsi jantung kiri maupun kanan sering terjadi secara bersamaan (walaupun kelainan pada satu sisi mungkin lebih dominan dari sisi lainnya).

Penyakit gagal jantung merupakan keadaan klinis dan bukan suatu diagnosis. Penyebabnya harus selalu dicari. Gagal pada jantung paling sering disebabkan oleh gagal kontraktilitas miokard, seperti yang terjadi pada infark miokard, hipertensi lama, atau kardiomiopati. Namun pada kondisi tertentu, bahkan miokard dengan kotraktilitas yang baik tidak dapat memenuhi kebutuhan darah sistemik ke seluruh tubuh untuk memenuhi kebutuhan darah sistemik ke seluruh tubuh untuk memenuhi kebutuhan metabolic tubuh. Kondisi ini disebabkan misalnya masalah mekanik seperti regurgitasi katup  berat dan lebih jarang, fistula arteriovena, defisiensi tiamin (beri-beri) dan anemia berat.  Keadaan curah jantung yang tinggi ini sendiri dapat menyebabkan gagal jantung koroner (peningkatan kolesterol, hipertensu dan diabetes) ditambah adanya hipertrofi ventrikel kiri (left ventricular hyperthrophy/LVH) pada elektrokardiogram (EKG) istirahat. Bila terdapat pada hipertensu, LVH dikaitkan dengan 14 kali resiko gagal jantung pada orang berusia lebih dari 65 tahun. Selain itu, pravalensi faktor etiologi telah berubah seiring perjalanan waktu.

Gejala yang muncul atau ditunjukkan oleh penyakit gagal jantung ini antara lain:

–         Naiknya berat badan anda yang diakibatkan dari adanya penahanan cairan.

–         Kepala yang terasa sangat pening atau pusing.

–         pembengkakan yang terjadi pada perut, kaki, serta telapak kaki.

–         Nafas yang terengah-engah.

–         keletihan atau kekurangan anergi.

–         sering batuk, terutama ketika anda berbaring.

Penyakit gagal jantung dapat disembuhkan dengan cara mengkonsumsi obat-obatan atau dengan melakukan operasi atau bedah katup jantung. Bedah katup jantung ini dilakukan tergantung dari luas kerusakan pada katup jantung apakah katup jantung harus diganti atau hanya diperbaiki saja. Memperbaiki katup jantung melibatkan sebuah cincin yang ada disekitar dinding katup untuk mengencangkannya. Jika sebuah katup jantung tidak dapat perbaiki maka katup jantung harus diganti dengan menggunakan katup prostetik yang berupa katup mekanis atau biologis dimana jaringan dapat diambil dari sapi, babi, atau dari donor manusia.

Pengobatan penyakit gagal jantung dengan obat-obatan menggunakan obat yang sudah diresepkan untuk mengobati berbagai gejala atau faktor yang berkontribusi. Obat-obatan yang digunakan atau diresepkan seperti:

–         Obat antigumpal atau yang lebih dikenal dengan obat pengencer darah untuk mencegah adanya pembentukan gumpalan darah. Obat ini tidak mengencerkan gumpalan darah yang ada namun mencegah gumpalan darah yang ada untuk tidak menjadi lebih besar lagi.

–         Bahan penghalang Beta-Adrenergic atau yang sering dikenal dengan penghambat beta. Obat ini berfungsi untuk menurunkan laju jantung dan keluaran kardiak yang memungkinkan jantung anda untuk tidak mengeluarkan lebih banyak energi dan tenaga. Obat penghambat beta biasanya diresepkan untuk anda yang menderita tekanan darah tinggi.

–         Vasodilator atau yang dikenal pula dengan nama nitrogliserin yaitu obat penyakit gagal jantung yang diresepkan untuk mengendurkan pembuluh darah sehingga lebih memudahkan darah untuk mengalir ke seluruh tubuh dan mengurangi kinerja jantung. Obat vasodilator membantu mengurangi atau mengobati angina atau nyeri pada dada yang anda rasakan.

–         Penghambat Enzim Pengonversi Angiotensin (ACE) obat penyakit gagal jantung yang diresepkan untuk memperluas pembuluh darah, sehingga lebih memudahkan darah untuk mengalir dan berkontribusi pada lebih sedikit upaya jantung.

–         Diuretika yang digunakan sebagai pembersih cairan berlebih melalui buang air kecil. Obat ini diserepkan apabila ada kelebihan cairan yang terbentuk dalam tubuh sehingga menyebabkan jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah keseluruh tubuh.

–         Obat kolesterol seperti statin, obat yang diresepkan untuk membantu menurunkan kadar kolesterol dalan darah yang menyumbat arteri dan dinding pembuluh darah. Obat penyakit gagal jantung ini juga membantu berbagai organ seperti hati untuk menghancurkan kolesterol dalam tubuh secara lebih efektif.

Posted in Penyakit Gagal Jantung | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Gagal Jantung Kongestif

Penyakit gagal jantung kongestif adalah keadaan ketika jantung tidak mampu memompa darah ke seluruh tubuh untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Kegagalan jantung dibagi atas kegagalan jantung akut yang timbulnya sangat cepat, sebagai akibat dari serangan infrak miokard, ditandai dengan sinkope, syok, henti jantung dan kematian tiba-tiba dan kegagalan jantung kronis, berkembang secara perlahan dan disertai dengan tanda-tanda yang ringan karena jantung dapat mengadakan kompensasi. Penyakit gagal jantung sering juga disebut dekompensasi kordis, insufisensi jantung atau inkompeten jantung.

Penyakit gagal jantung kongestif

Penyakit gagal jantung kongestif

Penyakit Gagal jantung kongestif

Penyebab kegagalan jantung kongestif dibagi atas dua kelompok, yaitu :

1. Gangguan yang langsung merusak jantung, seperti infrak miokardium, miokarditis, fibrosis miokardium, dan aneurisama ventikular.

2. Gangguan yang mengakibatkan kelebihan beban ventrikel kanan dan kiri.

Kegagalan ventrikel kanan

Kegagalan ventrikel kanan terjadi bila bilik ini tidak mampu memompa melawan tekanan yang naik pada sirkulasi pada paru- paru. Kegagalan ventrikel kanan dalam memompakan darah akan mengakibatkan oedema pada ekstrimitas. Pada hati juga mengalami pembesaran karena berisi cairan intra vaskuler, tekanan di dalam sistem portal menjadi begitu tinggi sehingga cairan didorong melalui pembuluh darah masuk ke rongga perut (acites) akibatnya akan mendesak diafragma yang akhirnya akan susah untuk bernapas

Kegagalan ventrikel kiri.

Kegagalan ventrikel kiri untuk memompakan darah yang mengandung oksigen yang berguna untuk memenuhi kebutuhan tubuh berakibat dua hal :
a.Dispnea
Pernafasan yang memerlukan tenaga merupakan gejala penyakit gagal jantung kongestif sejak dini dari kegagalan ventrikel. Bisa timbul akibat gangguan pertukaran gas karena cairan di dalam alveoli. Hal ini bisa menjadi payah karena pergerakan tubuh, misal menaiki tangga, berjalan mendaki dll. Karena dengan kegiatan tersebut memerlukan peningkatan oksigen.
b.Orthopnea
Timbul kesukaran bernafas pada waktu berbaring terlentang dan orang harus tidur pakai sandaran di tempat tidur atau tidur duduk pada sebuah kursi. Bila orang tidur terlentang ventilasi kurang kurang dan volume darah pada pembuluh- pembuluh paru- paru meningkat.

Kelebihan ventrikel dibagi atas :

a. Preload adalah volume darah ventrikel pada akhir diastole. Kontraksi jantung menjadi kurang efektif apabila volume ventrikel sudah melampaui batasnya. Meningkatnya preload dapat diakibatkan oleh regurgitasi aorta atau mitral, terlalu cepat pemberian cairan infus terutama pada pasien lansia dan anak kecil.

b. Afterload adalah kekuatan yang harus dikelurkan jantung untuk memompa darah ke seluruh tubuh (sistem sirkulasi). Meningkatnya afterload dapat diakibatkan oleh stenosis aorta, stenosisi pulmonal, hipertensi sistemis, dan hipertensi pulmonal. Penyakit jantung hipertensif adalah perubahan pada jantung sebagai akibat hipertensi yang berlangsung terus-menerus dana meningkatkan afterload. Jantung membesar sebagai kompensasi terhadap beban pada jantung. Apabila hipertensi tidak teratasi, kegagalan jantung dapat terjadi.

c. Hambatan pada pengisian ventrikel karena adanya gangguan pada aliran yang masuk kedalam ventrikel atau pada aliran balik venous return yang akan menyebabkan pengeluaran atau output ventrikel berkurang dan curah jantung akan menurun.

d. Beban kebutuhan metabolic meningkat melebihi kemampuan daya kerja jantung anda dimana jantung sudah bekerja dengan maksimal, maka akan terjadi keadaan gagal jantung walaupun curah jantung sudah cukup tinggi tetapi tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan sirkulasi dalam tubuh kita.

Seserang yang menderita penyakit gagal jantung kongestif memiliki gejala-gajala yang khas seperti:

– Terjadi pembengkakan pada tungkai kaki dan pergelangan kaki
– Sesak nafas dan mudah lelah
– Batuk kronis dan bisa juga ada darah dalam dahak (lendir)
– Menderita anemia dan asites sera mengi yang terus menerus.
– Kehilangan selera makan dan mual bahkan muntah.
– kemampuan untuk berolahraga menjadi berkurang.

Beberapa cara untuk mencegah penyakit gagal jantung kongestif ini antara lain dengan:

– Berhenti merokok sedini mungkin.
– Menjaga tekanan darah yang sehat dan diet yang seimbang.
– Kelola stress yang anda rasakan dan berolahraga secara rutin.
– Hindari makanan dan minuman manis yang berlebih.
– Membatasi asupan kolesterol yang anda konsumsi.

Untuk mencegah penyakit gagal jantung kongestif anda dapat mengatur strategi pola makan yang sehat dengan cara:

1. Mengkonsumsi buah, sayuran, kacang-kacangan, dan gandung yang banyak mengandung vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh kita yang sudah terbukti kuat untuk melawan penyakit gagal jantung.

2. Membatasi asupan lemak total dengan mengurangi lemak trans yang tidak lebih dari 10% lemak tak jenuh. Mentega dan keju merupakan makanan yang mengandung lemak trans, sedangkan lemak jenuh dapat ditemukan pada daging, keju, susu, minyak kelapa, dan lain sebagainya. Bila anda ingin menambah asupan lemak yang tepat maka pilihlah mekanan yang mengandung lemak tak jenuh tunggal atau ganda seperti buah alpukat, kacang tanah, kacang kedelai, dan lain sebagainya.

3. Mengkonsumsi ikan yang mengandung omega-3 yang tinggi yang dapat mengurangi resiko stroke dan penyakit gagal jantung kongestif.

4. Perbanyak variasi makanan dengan menyeimbangkan nutrisi yang anda asup dengan makanan sehat lainnya seperti buah dan sayur yang mampu mengimbangi makanan yang tinggi akan kandungan protein seperti susu atau daging dapat meningkatkan risiko penyakit gagal jantung kongestif yang anda miliki. Serta dengan mengkonsumsi karbohidrat kompleks yang menyebutkan bahwa lemak bukanlah satu-satunya penghasil energi. Kita juga bisa mendapatkan energi dengan mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti roti gandum, pasta, dan kentang.

 

Posted in Penyakit Gagal Jantung | Tagged , , , , , | Leave a comment

Faktor Penyebab Gagal Jantung

Faktor penyebab gagal jantung paling sering disebabkan oleh gagal kontraktilitas miokard, seperti yang terjadi pada infrak miokard, hipertensi lama atau kardiomiopati. Namun, pada kondisi tertentu, bahkan miokard dengan kontraktilitas yang baik tidak dapat memenuhi kebutuhan darah sistemik ke seluruh tubuh untuk memenuhi kebutuhan metabolik tubuh. Kondisi ini disebabkan misalnya masalah mekanik seperti regurgitasi katup berat dan lebih jarang, fitsula arteriovena, defisiensi tiamin (beriberi) dan anemia berat. Keadaan curah jantung yang tinggi ini sendiri dapat menyebabkan gagal jantung, tetapi bila tidak terlalu berat dapat menpresipitasi gagal jantung pada orang-orang dengan penyakit jantung dasar. Gagal jantung merupakan keadaan klinis dan bukan suatu diagnosis. Penyebabnya harus selalu dicari.

faktor penyebab gagal jantung

faktor penyebab gagal jantung

Berbagai faktor penyebab gagal jantung atau mengeksaserbasi perkembangan gagal jantung pada pasien dengan penyakit jantung primer.

1. Obat-obatan seperti penyekat  dan antagonis kalsium dapat menekan kontraktilitas miokard dan obat kemoterapeutik seperti doksorubisin dapat menyebabkan kerusakan miokard.

2. Alkohol bersifat kardiotoksik, terutama bila dikonsumsi dalam jumlah besar.

3. Aritmia, mengurangi efisiensi jantung, seperti yang terjadi bila kontraksi atrium hilang (fibrilasi atrium, AF) atau disosiasi dari kontraksi ventrikel (bolok jantung). Takikardia (ventrikel atau atrium) menurunkan waktu pengisian ventrikel, meningkatkan beban kerja miokard dan kebutuhan oksigen menyebabkan iskemia miokard, dan bila terjadi dalam waktu lama, dapat menyebabkan dilatasi ventrikel serta perburukan fungsi ventrikel. Aritmia sendiri merupakan konsekuensi gagal jantung yang umum terjadi, apapun etiologinya dengan AF dilaporkan pada 20-30 % kasus gagal jantung. Aritmia ventrikel merupakan penyebab umum kematian mendadak pada keadaan ini.

4. penumpukan lemak pada dinding pembuluh darah yang dapat menyebabkan terjadinya penyempitan dan kekakuan pada pembuluh darah. Serta pembekuan darah yang menyimbat pembuluh darah.

5. Tekanan darah tinggi yang dapat menyebabkan kerja jantung lebih berat lagi. jantung kita aka bekerja lebih keraj jika mendorong darah melalui jalan keluar yang menyempit.

6. Kurang olahraga menjadi salah satu faktor penyebab gagal jantung. Untuk itu usahakan selalu meluangkan waktu anda untuk berolahraga kurang lebih sekitar 30 menit dalam sehari agar peredaran darah anda dari jantung menjadi lancar. Dan lemak tidak mengganggu sirkulasi peredaran darah dalam tubuh anda.

7. Makanan yang tidak sehat sangat berpengaruh pada kesehatan tubuh kita. Untuk itu makanan yang kita konsumsi setiap hari harus selalu kita perhatikan. Faktor utama penyebab penyakit gagal jantung terdapat pada makanan fastfood. Jadi pastikan anda selalu memperhatikan nutrisi dari buah atau sayuran yang anda konsumsi itu terjaga dan seimbang.

Gejala- gejala yang muncul dari faktor penyebab gagal jantung antara lain:

–         Batuk kronis

–         Darah di dalam dahak atau lendir

–         kemampuan berolahraga berkurang

–         kelelahan atau kecapekan

–         Pembengkakan pada mata kaki dan tungkai kaki

–         Bertambahnya berat badan secara tiba-tiba

–         rasa sakit pada dada yang diikuti dengan sesak nafas.

Cara Pengobatan Penyakit Gagal jantung

Prinsip pengobatan ini adalah pencegahan atau pengobatan dini terhadap faktor penyebab gagal jantung. Pengobatan tahap ini adalah secara medis dan dilakukan oleh dokter.

Tujuan pengobatan adalah :

1.      Dukung istirahat untuk mengurangi beban kerja jantung anda.

2.      Meningkatkan kekuatan dan efisiensi kontraktilitas miokarium dengan preparat farmakologi

3.      Membuang penumpukan air tubuh yang berlebihan dengan cara memberikan terapi antidiuretik, diet dan istirahat sesuai petunjuk yang diberika dokter yang merawat anda saat ini.

 

Terapi Farmakologis :

1.  Glikosida jantung.

Terapi Digitalis , dilakukan utnuk meningkatkan kekuatan kontraksi otot pada jantung dan memperlambat frekuensi jantung anda. Efek yang dihasilkan  dari terapi ini seperti: peningkatan curah jantung, penurunan tekanan vena dan volume darah.

2. Terapi diuretik.

Terapi diuretik diberikan untuk memacu eksresi natrium dan air melalui ginjal untuk mengurangi faktor penyebab gagal ginjal yang anda derita. Penggunaan terapi ini harus hati – hati karena memiliki efek samping hiponatremia dan hipokalemia.

3. Terapi vasodilator.

Obat-obat vasoaktif digunakan untuk mengurangi impadansi tekanan terhadap penyemburan darah oleh ventrikel.

4. Diet

Pembatasan Natrium untuk mencegah, mengontrol, atau menghilangkan edema untuk mengurangi faktor penyebab gagal jantung.

  • Diuretik yang digunakan untuk mengurangi cairan dan pembengkakan.
  • Penghambat ACE yang digunakan untun menurunkan tekanan darah dan mengurangi beban kerja jantung anda.
  • Penyekat beta (beta blockers) yang digunakan para dokter ntuk mengurangi denyut jantung dan menurunkan tekanan darah agar beban jantung anda sedikit berkurang.
  • Digoksin yang berguna untuk memperkuat denyut jantung anda dan daya pompa jantung jantung anda.
  •  Terapi nitrat dan vasodilator koroner yang menyebabkan vasodilatasi perifer dan penurunan konsumsi oksigen miokard.
  • Digitalis untuk memperlambat frekuensi ventrikel dan meningkatkan kekuatan kontraksi, peningkatan efisiensi jantung. Saat curah jantung meningkat, volume cairan lebih besar dikirim ke ginjal untuk filtrasi dan ekskresi.
  • Inotropik positiftermasuk Dobutamin adalah obat simpatomimetik dengan kerja beta 1 adrenergik. Efek beta 1 meningkatkan kekuatan kontraksi miokardium (efek inotropik positif) dan meningkatkan denyut jantung (efek kronotropik positif) dan mampu mengurangi faktor penyebab gagal jantung.
  • Sedati yang diberikan untuk mengurangi kegelisahan penderita penyakit gagal jantung bertujuan mengistirahatkan dan memberi relaksasi.

Anda dapat mengurangi munculnya faktor penyebab gagal jantung dengan memilih makanan super yang memiliki kandungan yang cukup untuk asupan tubuh anda, menghentikan hebiasaan merokok sedini mungkin, tidur yang cukup, memantau kadar gula darah dalam tubuh dan mengelola stress agar tidak terlalu menekan diri anda. Semoga dengan adanya atrtikel faktor penyebab gagal jantung ini dapat bermanfaat bagi kita semua yang membacanya. Terima kasih.

Posted in Penyakit Gagal Jantung | Tagged , , , , | Leave a comment

Sakit Gagal Jantung

Sakit gagal jantung merupakan suatu kondisi yang telah diketahui selama berabad-abad tahun lalu lamanya, namun penelitian tentang epidemiologi sulit dilakukan karena tidak adanya definisi tunggal tentang penyakit gagal jantung ini. Ketika masih sedikit pemeriksaan jantung yang tersedia, denfinisi gagal jantung cenderung ke arah patofisiologi, lalu kemudian definisi di tempatkan pada penekanan pada gagal jantung sebagai suatu diagnosis klinis. Sementara kondisi ini memang merupakan suatu sindrom klinis, diagnosis dapat sulit ditegakkan pada tahap dini karena relatif tidak ada gejala.
Sakit Gagal Jantung yang dalam istilah medisnya disebut dengan Heart Failure atau Cardiac Failure, merupakan suatu keadaan darurat medis dimana jumlah darah yang dipompa oleh jantung seseorang setiap menitnya (curah jantung) tidak mampu memenuhi kebutuhan normal metabolisme dalam tubuh anda.

Maka definisi terbaru membutuhkan bukti pendukung dari pemeriksaan yang paling sering digunakan adalah ekokardiografi, dengan disfungsi ventrikel kiri biasanya didefinisikan sebagai fraksi ejeksi < 30-45% pada kebanyakan survei epidemiologi.

Gambaran tentang penyakit gagal jantung

Sekitar 3-20 per 100 orang pada populasi mengalami gagal jantung dan prevalensinya meningkat seiring pertambahan usia (100 per 1000 orang pada usia diatas 65 tahun) dan angka ini akan meningkat karena peningkatan usia populasi dan perbaikan ketahanan hidup setelah infrak miokard akut. Di Inggris, sekitar 100.000 pasien yag dirawat di rumah sakit setiap tahun untuk gagal jantung, merepresentasikan 5% dari semua perawatan medis dan menghabiskan lebih dari 1% dan perawatan kesehatan nasional.

Beberapa definisi gagal jantung menurut para ahli bidang kesehatan jantung :

– Suatu keadaan patofisiologis di mana jantung gagal mempertahankan sirkulasi adekuat untuk kebutuhan tubuh, meskipun tekanan pengisian cukup (Paul Wood, 1958).

– Suatu sindrom di mana difunsgi jantung berhubungan dengan penurunan toleransi latihan, insidensi aritmia yang tinggi dan penurunan harapan hidup (Jay Cohn, 1988).

– Adanya gejala gagal jantung yang reversibel dengan terapi, dan bukti objektif adanya disfungsi jantung (European Society of Cardiology).

Penyebab dari munculnya Sakit Gagal Jantung yang anda derita.
Gagal jantung yang dapat disebabkan oleh gangguan primer otot jantung itu sendiri atau beban jantung anda yang berlebihan ataupun kombinasi keduanya antara gangguan primer pada otot jantung anda dan beban jantung anda yang berlebihan. Secara garis besar, faktor kemungkinan yang menyebabkan penyakit gagal jantung adalah orang-orang yang memiliki penyakit hipertensi, hiperkolesterolemia, perokok aktif, diabetes, obesitas, dan seseorang yang memiliki riwayat keluarga penyakit jantung serta tentunya pola hidup yang tidak teratur dan kurang berolahraga.

Gejala Penyakit Gagal Jantung dibagi menjadi 2 bagian:

1. Sakit Gagal Jantung sebelah kiri

Gejala penyakit gagal jantung yang menyebabkan berkumpulnya cairan dalam paru-paru, yang menyebabkan sesak napas yang hebat seperti tertimpa beban berat. Pada awalnya sesak napas hanya dirasakan hanya pada saat anda sedang melakukan kegiatan/aktivitas, namun sejalan dengan memburuknya kondisi sakir gagal jantung yang anda derita maka sesak napas juga akan timbul pada saat penderita tidak melakukan aktivitas/ kegiatan. Gejala lain yang mucul adalah cepat letih, gelisah/cemas, batuk-batuk serta ritme detak jantung tidak teratur.

2. Sakit Gagal Jantung kanan

Gejala penyakit gagal jantung yang cenderung berakibat pada berkumpulnya darah yang mengalir ke bagian kanan jantung, sehingga hal ini menyebabkan pembengkakan pada di kaki, pergelangan kaki, tungkai, perut serta hati. Gejala lain yang muncul adalah mual dan muntah, keletihan, detak jantung cepat serta sering buang air kecil di malam hari

Ada baiknya anda mencegah sakit gagal jantung dengan:

  1. mengatur pola hidup yang sehat seperti mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran yang mengandung banyak serat. Dengan mengkonsumsi makanan seperti ubi jalar, buah berry, dan ikan.
  2. Memeriksakan kadar gula dalam darah anda yang harus anda lakukan secara berkala untuk membantu muculnya gejala sakit gagal jantung.
  3. Memilih salah satu aktivitas yang di sukai, seperti contoh berjalan santai, menari, bersepeda, atau hanya jalan di tempat ketika sedang telepon atau melakukan pekerjaan rumah yang anda lakukan selama kurang lebih setengah jam setiap hari. Olahraga dapat membantu anda menurunkan risiko, kolesterol, dan tingkat tekanan darah, serta menjaga berat badan anda agar tetap terjaga. Olahraga juga dapat mengurangi stres yang anda rasakan setelah seharian bekerja.
  4. Selalu menjaga berat badan yang ideal. Apabila anda memiliki berat badan yang berlebihan berusahalah untuk menurunkan beberapa kilogram saja untuk dapat meningkatkan kemampuan tubuh anda untuk menggunakan insulin. Dengan menjaga berat badan anda juga dapat mengurangi resiko munculnya penyakit gagal jantung.
  5. Tidur yang terlalu banyak tidaki baik untuk kesehatan tubuh anda. Begitu pula dengan tidur yang terlalu sedikit juga tidak baik untuk kesehatan tubuh. JUstru dapat meningkatkan nafsu makan dan muncul keinginan untuk makan makanan yang tinggi karbohidrat yang dapat menyebabkan penambahan berat badan pada tubuh anda. Sebaiknya anda tidur dengan cukup sekitar 7 sampai 8 jam setiap malamnya.
  6. Kurangi mengkonsumsi garam dalam pola makan anda sehari-hari. Hal ini dapat membantu menurunkan tekanan darah dan resiko sakit gagal jantung. Tidak menggunakan garam pada makanan yang anda konsumsi tidak lah cukup. Usahakan anda menghindari makanan yang sudah diolah dan gunakan bahan-bahan segar sebisa Anda.
Posted in Penyakit Gagal Jantung | Tagged , , , , , , , | Leave a comment